Jakarta

Khawatirkan Jokowi Nyapres, Bukti Indonesia Gagal Mengkader Pemimpin!

Bila melakukan kilas balik, menangnya Jokowi dalam pilkada Provinsi DKI Jakarta dua tahun silam, memang menggemparkan dunia perpolitikan Indonesia. Sebagian masyarakat tentu senang sekaligus 'harap-harap cemas' lantaran beberapa pertanyaan: "Apakah Jokowi akan mampu menata Jakarta yang sarat dengan kepentingan politik, sebagaimana beliau menata Solo yang terkesan adem ayem? Ya, Jakarta memang keras bung!" Baca lebih lanjut.

Impian Jakarta menjadi kota hijau

Undang-undang Dasar 1945 Indonesia secara resmi menjamin kebebasan memilih dan mempraktekkan agama dan kepercayaan tiap-tiap penduduk. Namun demikian pemerintah secara resmi mengakui hanya enam agama yaitu Islam, katolik, protestan, buddha, hindu dan konghuchu. akibatnya banyak terjadi kasus kekerasan terhadap minoritas penganut agama dan kepercayaan. Munculnya kelompok-kelompok militan islam misalnya, kerap melakukan intimidasi dan menyerang rumah-rumah ibadah serta anggota-anggota minoritas agama. Human Rights Watch yang sudah melakukan riset di 10 provinsi dan mewawancarai lebih dari 115 orang dari berbagai kepercayaan, menyatakan bahwa 71 diantara mereka adalah korban kekerasan dan pelanggaran. Begitu juga survey dari LSI yang menyatakan bahwa sejak kepemimpinan SBY tahun jumlah kekerasan diskriminasi meningkat dengan rata-rata 150 kasus pertahun dan 65 persen diantaranya adalah kekerasan agama.Dalam rangka menjaga keharmonisan dan keselarasan kehidupan beragama di Indonesia maka telah dikembangkan perangkat lunak yang dapat memonitor berbagai tindak kekerasan atas nama agama dan isu-isu pluralisme. Perangkat ini telah dikembangkan oleh dua institute di Jakarta, The Wahid Institute dan Setara Institute. Baca lebih lanjut atau bergabung dalam diskusi.

Riset untuk aksi di Johar Baru, Jakarta Pusat

Riset untuk aksi di Johar Baru, Jakarta Pusat

Jati Baru adalah sebuah kecamatan miskin dan padat penduduk di Jakarta Pusat. Kemiskinan, eksklusi social dan tawuran anak muda telah menjadi cirri-ciri umum dari komunitas kumuh ini. Didorong oleh keinginan untuk mencari jalan keluar dari masalah sisial yang akut ini beberapa orang staf pengajar dari departemen sosiologi Universitas Indonesia menyusun strategi berdasarkan temuan penelitian yang mereka lakukan tahun 2012. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses-proses yang bersifat sistemik dari penyakit sosial sebagaimana yang tercermin dari tawuran antar kelompok anak muda ini terjadi. Dengan asumsi bahwa fenomena tawuran adalah refleksi frustrasi terhadap aturan-aturan yang dipaksakan oleh otoritas formal di pilihlah sebuah pendekatan penelitian yang memanfaatkan metode kuantitatif dan kualitatif. Baca lebih lanjut.

Musim hujan datang, Jakarta bersiap menghadapi banjir

Di bulan November ini warga dan pemerintah DKI Jakarta bersiap-siap menghadapi datangnya musim penghujan. Tentu kita masih ingat ketika banjir besar melanda ibukota di awal tahun 2013 ini, saat itu sebagian besar wilayah Jabodetabek terendam air karena intensitas hujan yang tinggi. Bahkan pusat kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan bisnis distrik juga terendam karena peristiwa tanggul jebol di Jalan Latuharhari. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengerjaan persiapan antisipasi banjir selesai pada akhir Desember tahun ini. Pengerjaan tersebut terbagi ke dalam beberapa proyek seperti pengerukan 12 waduk, perbaikan pompa di rumah-rumah pompa, refungsi sungai, normalisasi kali, dan sumur resapan. Baca lebih lanjut.

Tantangan Jakarta menuju kota ramah sepeda

Apa yang terjadi ketika seseorang memutuskan naik sepeda di Jakarta? rata-rata mereka pasti akan mengeluh soal betapa parah polusi dan kemacetan di jalan, belum ditambah sepeda motor atau bis kota yang tidak mau mengalah dan memotong jalan dan mobil yang kian hari jumlahnya terus bertambah. Ditengah kekacauan kota Jakarta, ada angin segar dari pemerintah yang mulai menunjukkan keperpihakan terhadap para pemakai sepeda di Jakarta dengan membuat jalur sepeda pertama kalinya tahun 2011. Meski demikian masih banyak tantangan bagi Jakarta untuk menjadi kota yang ramah bagi pemakai sepeda. Baca lebih lanjut atau bergabung dalam diskusi.

Pembangunan Transportasi Massal berbasis Rel di Jakarta

Di Bulan Oktober ini, Pemerintah DKI Jakarta memulai pembangunan dua sistem transportasi massal berbasis rel, yaitu MRT dan Monorail. Gubernur Jakarta Joko Widodo meresmikan pembangunan awal stasiun kereta transportasi massal cepat (MRT) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada hari Kamis 10 Oktober 2013. Jalur MRT ini merupakan tahap pertama yang akan menghubungkan kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Blok M hingga Lebak Bulus. Rencananya pemerintah Jakarta akan membangun proyek MRT lanjutan yang menghubungkan berbagai wilayah di Jakarta. Baca lebih lanjut.

Sebuah Tes Inklusivitas

Sebuah Tes Inklusivitas

Peristiwanya sederhana. Seorang lurah, perempuan dan beragama Kristen, yang baru diangkat, diprotes oleh sekelompok orang yang menganggap bahwa dia tidak tepat memimpin sebuah kelurahan yang mayoritasnya beragama Islam. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, di ibukota Negara Republik Indonesia. Baca lebih lanjut.

Kolaborasi bersama menangani masalah gizi Indonesia

Temuan menarik tentang permasalah gizi di Indonesia disampaikan oleh Friesland Campina Institute bekerjasama dengan Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) yang melakukan studi gizi anak yang dikenal dengan nama SEANUTS (South East Asia Nutrition Survey) yang menyatakan bahwa anak Indonesia menghadapi beban ganda yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Baca lebih lanjut atau bergabung dalam diskusi.

Pro kontra kebijakan mobil murah (Low Cost Green Car)

Kebijakan pemerintah pusat mengenai low cost green car (LCGC) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai "mobil murah" menimbulkan pro dan kontra. Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, menyatakan bahwa dengan adanya LCGC ini akan menumbuhkan industri otomotif dalam negri karena dibuat di Indonesia dan memakai komponen buatan Indonesia. Aturan mengenai LCGC ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau. Permenperin itu merupakan turunan dari program mobil emisi karbon rendah atau low emission carbon yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang kendaraan yang dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Peraturan itu antara lain menyebutkan tentang keringanan pajak bagi penjualan mobil hemat energi. Hal ini memungkinkan produsen menjual mobil di bawah Rp 100 juta. Dengan peraturan itu, mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.200 cc dan konsumsi bahan bakar paling setidaknya 20 km per liter dapat dipasarkan tanpa PPnBM. Baca lebih lanjut.

KOPAJA: Transportasi murah meriah yang terabaikan

KOPAJA! Siapa orang Jakarta yang tidak tahu tentang Kopaja. Bis ukuran sedang dengan kapasitas 25 orang yang sering digunakan sebagai angkutan umum oleh masyarakat awam. Ia disukai karena murah dengan tarif Rp 3.000, untuk jarak dekat maupun jauh. Kopaja dimiliki oleh perusahaan penyedia jasa angkutan umum bernama Koperasi Angkutan Jakarta yang telah berdiri sejak 1970an. Masyarakat kecil yang tidak mampu membeli kendaraan pribadi cukup terbantu dengan keberadaan Kopaja dan Metromini yang memiliki rute lengkap dan tersebar di Jakarta Pusat, Barat, Utara, Timur dan Selatan meski dengan kompromi kurangnya rasa nyaman. Karenanya saat ini Pemerintah Jakarta melakukan intervensi terhadap keberadaan Kopaja dengan membantu proses peremajaan bis hingga penyediaan subsidi; menyediakan armada bis baru dan integrasi dengan jalur busway Transjakarta. Baca lebih lanjut atau bergabung dalam diskusi.

Pages