Jakarta di tengah perebutan kursi presiden
Tahun 2014 merupakan tahun politik bagi bangsa Indonesia. Panasnya persaingan perebutan kekuasaan sudah mulai terasa sejak awal tahun. Setelah selesainya pemilu legislatif pada 9 April yang lalu, keadaan politik pun semakin memanas dengan persaingan perebutan kursi presiden lima tahun mendatang. Jakarta, sebagai ibukota negara tentunya menjadi "tuan rumah" dari pertandingan seru ini. Terlebih lagi, setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi salah satu calon presiden, hampir seluruh perhatian warga Jakarta praktis tertuju kepada pemilu pemilihan presiden kali ini. Banyak warga Jakarta yang mendukung gubernurnya menjadi RI1 namun tak kalah banyak yang menyayangkan keputusan Jokowi ini. Mereka berpendapat bahwa Jokowi meninggalkan amanah dan tidak bertanggung jawab. Namun suara para pendukung menyatakan Jokowi bisa berbuat lebih banyak bagi Jakarta apabila menjadi presiden. Baca lebih lanjut.







Pada awalnya Waduk Pluit memiliki luas 80 hektare. Sekarang luas waduk tersebut menyusut menjadi 60 hektare. Penyebabnya, 20 hektare luas waduk telah disesaki bangunan ilegal. Luas genangan waduk diperkirakan berkurang dari 80 hektar menjadi sekitar 60 hektar akibat maraknya hunian liar. Waduk juga dipenuhi sampah dan limbah buangan rumah tangga. Dampak berikutnya, terjadilah pendangkalan akibat sedimentasi. Dari kedalaman awal sekitar 20 meter, kedalaman rata-rata waduk seluas 80 hektar itu hanya berkisar 1-5 meter.